4 Tips Hemat Bensin di Dalam Kota

Berkendara di dalam kota identik dengan kondisi jalanan yang stop-and-go, sehingga bikin boros bensin. Untuk menyiasatinya, simak beberapa tips hemat bensin di dalam kota berikut.

Kaki Kanan

Ini faktor yang paling berpengaruh, kaki kanan sebaiknya sering dilatih agar bisa berkendara dengan hemat BBM. Injak gas sehalus dan sedangkal mungkin dan lakukan pergantian gigi pada RPM 2500 hingga 3000 untuk mesin bensin, 2000 hingga 2500 pada mesin diesel.

Atur percepatan mobil selambat mungkin dengan menginjak pedal gas sehalus mungkin,konsekuensinya mungkin akan diklakson oleh pengendara belakang, tapi kantong bakal lebih hemat.

Lepas gas dari jauh ketika hendak mencapai lampu merah, sehingga pada saat tiba di antrian cukup menginjak rem sedikit atau bahkan tidak perlu sama sekali.

Ban

Naikkan tekanan ban melebihi rekomendasi pabrik, sekitar 4 atau 5 Psi. Ini agar ban semakin ringan dan mudah untuk menggelinding, sehingga mobil lebih mudah bergerak, menghemat tenaga mesin, otomatis lebih irit BBM.

Konsekuensinya, harus lebih berhati-hati dalam kecepatan tinggi, karena daya cengkeram ban berkurang, apalagi dalam kondisi hujan.

Selain itu juga bantingan ketika menghajar lubang ataupun gundukan menjadi lebih keras, juga lebih beresiko mengalami benjol.

BBM

Gunakan BBM sesuai rekomendasi agar mesin membakar BBM dengan sempurna sehingga tidak ada yang terbuang melalui knalpot. Tapi juga jangan membeli BBM beroktan terlalu tinggi karena malah tidak terbakar sempurna.

Isi bahan bakar secukupnya dan tidak perlu full tank. 1 liter bensin kurang lebih bobotnya 0.7 kg, bila full tank mobil 50 liter, maka ada tambahan bobot sekitar 35kg.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.