Kaidah Kehidupan

Kaidah kehidupan atau tujuan dari hidup ini hanya masing-masing orang yang mengetahui, hati yang ingin kemana, ingin berbuat apa, tetapi dari segala permulaan, kehidupan kita mempunyai maksud.

Spirits in material world

Bahwasanya kehidupan di dunia ini sifatnya sementara. Dari kecil, menjadi anak, sekolah, kuliah, kerja, nikah, terus mati di usia tua. Atau ada juga yang dari kecil udah mati, alias mati muda, kita tidak pernah tahu.

Tapi ada dua hal yang menurut gw bisa dipelajari secara tandem, agar bisa lebih memahami arti kehidupan :

Agama dan Sains.

Keduanya bisa dipelajari berbarengan, agama menjelaskan dasar dan fundamental kehidupan, sementara Sains menjelaskan bagaimana kehidupan bisa terjadi dan apa yang bisa manusia lakukan untuk memanfaatkan hal-hal di sekitar kita.

Agama memerintahkan manusia untuk beribadah pada sang pencipta, mengajarkan untuk berbuat kebaikan dan menghindari perilaku yang merugikan.

Agama juga senantiasa memacu manusia untuk berpikir : “Bacalah”, pelajari, teliti misteri-misteri dunia dunia ini, dan manfaatnya bisa kamu dapatkan. Hasilnya ? Sains, ilmu. Sebuah perwujudan kemampuan akal pikir manusia menemukan berbagai macam teknologi yang mempermudah kehidupan, tapi tidak jarang juga membawa kehancuran.

Salahnya dimana ? Di manusia, punya nafsu tidak bisa dikendalikan, menggunakan sains untuk membawa malapetaka bagi manusia lainnya.

itu semua juga sudah kita pelajari di Agama, kerusakan dan kehancuran tetap terjadi, karena kehidupan ini seperti itu, orang jahat tetap ada, orang baik pun juga tetap ada sampai kapanpun.

Oleh karenanya, tentukan pilihan menjadi orang yang seperti apa, dan jangan sekali-kali memisahkan Agama dengan Sains, karena keseimbangan di antara keduanya mewujudkan kaidah kehidupan yang hakiki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.