Review Film Deadpool 2 (2018): Humor Sarkasme Tingkat Tinggi

Deadpool 2, Wade Wilson pun kembali. Petualangan anti-hero Marvel yang berbeda dari film superhero kebanyakan. Biarpun unik, lama kelamaan orang jadi “kenyang” dengan caranya mengantarkan cerita.

Nonetheless, ceritanya menghibur. Dengan alur reverse-chronology yang menceritakan sedikit di masa lalu kemudian maju ke waktu sesudahnya.

Deadpool 2, still fun to watch

Wade Wilson, seorang Kanada, stereotipikal, pesimis, tapi juga humoris, in its own way, menghibur penonton dengan kelakarnya yang penuh sarkasme.

Tidak paham lawakannya seperti apa? Sama, untuk sebagian scene gw masih paham, tapi sebagian gw gak paham karena belum pernah nonton filmnya.

Banyak tokoh yang “gosong” kena “roast” Deadpool, tapi dia sendiri juga gak jarang ikutan gosong, malah pemerannya (Ryan Reynold) yang pernah bermain film “gagal” Green Lantern juga tidak selamat. Bahkan menjadi bahan lawakan after-credits cutscene.

Ada Cable, gw gak tahu ini siapa karena belom pernah baca komiknya Marvel, tapi jadi pemeran pembantu juga disini. Yang meranin? Josh Brolin, alias Thanos.

Diantara kelakar Deadpool dan Cable, DP sekali menyebut, “Shut up, Thanos!”. Lalu pada bagian ending, Cable bilang bahwa dia akan menjaga dunia ini dari segala mutant agar tidak merusak dunia. (A bit ironic eh? He is Thanos!).

Ya, mutant adalah objek utama di film MCU X-Men, alias manusia-manusia yang memiliki kekuatan super akibat mutasi. Termasuk yang menjadi objek utama disini adalah seorang anak. Gw gak bakal bahas karena menurut gw plot seputar anak ini kurang kuat, gagal fokus di plot ceritanya karena gw lebih memperhatikan humor-humor segarnya di film ini.

Still wishing for an integrated Marvel Cinematic Universe MCU

Gw sesungguhnya masih sangat berharap bisa ada pertemuan karakter dari semua MCU. Sayang belum kesampaian, meski ada kemajuan dari segi deal nya.

Biarpun begitu, mereka berhasil menayangkan potongan film X-Men: Origins dan menggabungkan adegannya dengan Deadpool yang sekarang. Sehingga ada sedikit perubahan cerita, dan twist ini sudah canon.

Kembali lagi ke film, Deadpool 2 ini menyenangkan ditonton, ada plot-twist di jalur ceritanya, dan banyak sarkasme di humornya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.