Review Film Avengers Infinity War (2018)

Film Avengers Infinity War sudah tayang di bioskop dari satu atau dua minggu yang lalu, tapi hypenya masih terasa. Karena film ini adalah crossover terbesar di sejarah Marvel Cinematic Universe atau MCU.

Bisa dibilang film ini adalah climax dari phase 3 MCU. Kalau di anime mungkin disebutnya arc ya, jadi fase 3 ini arc nya Thanos, karena ceritanya di seputar Mad Titan itu.

Avengers Infinity War: Action proporsional, plus komedi

Karena artis/superhero nya banyak, masing-masing mendapat screentime yang lumayan. Meskipun ada beberapa karakter juga yang terlihat paling banyak berjasa di film ini.

Tidak ketinggalan, sang raksasa Thanos yang diperankan Josh Brolin juga sering nongol. Kita pun disuguhi latar belakang dan motif Thanos mengumpulkan batu-batu permata Infinity.

Dialog-dialog yang penuh komedi, terselip diantara gentingnya situasi dan gelapnya plot cerita yang sedang terjadi. Tak jarang mengundang tawa penonton. Gw juga penasaran gimana kalau duet “Peter” Parker dan Quill (Star Lord) bertualang berdua, soalnya mereka berdua senang budaya jadoel Amrik.

Ada satu adegan yang lumayan bikin kaget. Karena kesannya, musuh masih jauh dari jangkauan, tapi ternyata langsung jleb menyerang salah satu superhero. Surprise nya gw acungi jempol karena benar-benar tidak disangka.

Ada juga adegan yang bikin gw hampir nangis haru dan bulu kuduk merinding. Yakni ketika Thor yang comeback dan membalikkan situasi lokasi tempur melawan anak buah Thanos di Wakanda.

Going backwards

Gw gak bakal ceritain banyak tentang film ini, karena mini review ini bebas spoiler. Tapi yang jelas, film berikutnya Ant Man and the Wasp, dan Captain Marvel, akan menceritakan sebelum Infinity War ini terjadi.

Captain Marvel alias Carol Danvers akan menceritakan bagaimana ia mendapatkan kekuatannya, sekaligus menjawab pertanyaan yang muncul dari adegan post-credit film Avenger’s Infinity War ini. Film Captain Marvel juga mungkin akan menjadi seorang Deus Ex Machina, tahapan menuju lepas landas epic climax di Avengers 4. Sekaligus resolusi dari fase 3 Marvel Cinematic Universe ini.

Tidak sabar menunggu 2019? Gw juga. Gw berharap Marvel sukses membangun hype agar Avengers 4 nanti sukses membungkus cerita, yang bisa membuat penonton menangis terharu dan bikin bulu kuduk berdiri.

Dalam film ini, Doctor Strange menggunakan Time Stone untuk mencari kemungkinan memenangkan perang ini. Lalu menunjukkan bahwa hanya ada 1 dari 14,000,605 jalan dimana Thanos bisa dikalahkan, dan 1 itu adalah film ini. That means?

That means they will return

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.