Review Film Avengers: Endgame (2019)

Review Film Avengers: Endgame (2019)

Film Avengers: Endgame ini menjadi penultimate dari kisah batu permata Infinity yang keberadaannya sudah disebut sejak film Captain America: The First Avenger.

Film ini juga sekuel dari Avengers: Infinity War (2018). Sejujurnya gw merasa apa yang terjadi di Avengers: Infinity War tidak serta merupakan akhir dari para pejuang Avenger yang bertempur demi perdamaian bumi. Dan di film Avengers: Endgame ini semuanya terjawab.

Plot Avengers: Endgame

Karena merupakan sekuel dari Infinity War, tentu saja ceritanya melanjutkan film tersebut. “Some moved on, but not us“. Ya, film ini ceritanya tentang mereka yang “gagal move on” gara-gara “Thanos Snap” yang menghilangkan setengah populasi makhluk hidup dunia. Dengan kata lain, para Avenger masih menyimpan asa untuk mengembalikan keadaan, “Everybody goes home”.

Lalu, tiba-tiba Captain Marvel enters the spotlight. Dengan kekuatan Avenger tambahan ini, Avenger yang tersisa berangkat menuju planet tempat Thanos bersemayam, yang sudah pensiun dan menjadi petani, menikmati kebunnya yang tentram.

Ketika Thanos sedang merebus air, tim Avengers langsung menggerebek dan langsung mencari batu-batu permata Infinity yang disimpan Thanos. Apa yang terjadi? Usut punya usut, Thanos ternyata memiliki rencana kedua, yakni menhancurkan batuan tersebut. Dengan marah, Thor langsung menebas kepala Thanos, selesai. All hope seems lost.

 

Directed by Robert B. Weide

 

 

Eits, tunggu dulu. Cerita yang sebenarnya baru dimulai. Ketika Avengers kembali ke bumi, mereka dikejutkan oleh kedatangan Scott Lang (Ant-Man) yang punya mesin waktu ….. the rest is your guess. Kalau ada mesin waktu, secara garis besar plot yang terjadi bakal ketebak. Hanya saja tetep dibuat penasaran bakalan seperti apa.

Action yang kurang banyak, tapi tetap bikin merinding.

Seperti biasa, adegan tarung di film ini tidak banyak, dan tidak ada yang berdurasi lama. Baku hantam terjadi secara cepat, maklum gw menilainya begini karena standar film Action gw adalah The Raid. Jadinya di film ini kurang greget kalau dari segi actionnya.

Biar begitu, adegan entrance para Avenger sebelum Final battle dimulai, jujur bikin kuduk gw merinding, benar-benar epik dan bikin semangat, ditambah lagu latar Avenger yang sukses membakar semangat tempur, luar biasa.

Avengers: Endgame, penutup kisah yang meninggalkan banyak pertanyaan

Sebagai penutup kisah baru Infinity, dan para Avenger veteran tentunya. Avengers: Endgame ini juga mengoper tongkat estafet cerita ke Avenger-avenger muda selanjutnya.

Though I kinda wish the end tell us everything. Ya, akhir dari film ini bikin gw bertanya-tanya apa yang terjadi selanjutnya. Dan ternyata, film Spider-Man: Far From Home bulan Juli nanti-lah yang akan menjadi penutup dari Infinity Saga ini.

Sesungguhnya gw menyesal tidak sempat menonton film-film MCU dari Iron Man (2008), karena film Avengers: Endgame ini akan semakin berkesan bila kisah perjuangan para Avenger menjadi pahlawan melekat di hati.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.