Liputan GIIAS 2017 Bagian 1

Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS bertempat di Indonesia Convention Center (ICE) di daerah BSD, Tangerang Selatan. Gw menyempatkan diri mengunjungi salah satu pameran mobil terbesar di Tanah Air.

Gw naik kereta dari Palmerah yang kemudian turun di Rawa Buntu, lalu dilanjutkan dengan Go-jek. Sebenarnya ada shuttle bus dari stasiun Rawa Buntu, tapi sayangnya gw baru tahu info ini setelah mendapat brosur beserta floor plan dari GIIAS ini di pameran.

Anyway, harga tiket masuknya di weekend adalah Rp 70.000, gw masuk dari pintu selatan, langsung masuk ke segmen passenger car, gw disambut oleh booth Toyota di kanan dan Honda di kiri yang memang dari dulu selalu berseberangan kalau di pameran mobil.

Toyota

 

Selain menampilkan jajaran mobil yang biasa berseliweran di jalanan, Toyota turut memamerkan beberapa produk baru seperti Toyota C-HR (belum dijual), dan Toyota Voxy.

Honda

Selesai di Toyota, main di Honda, hampir semua yang dipamerkan sudah malang melintang di jalanan, tapi kali ini ada Honda Civic Type-R yang merupakan flagship Honda Civic, lengkap dengan body-kit tambahan dari Honda. Perlakuan spesial juga diberikan Honda terhadap Type-R, orang-orang yang ingin melongok interior Type-R harus mengantri.

Yang patut disayangkan dari Honda menurut gw adalah, kiprah mesin VTEC RPM tingginya yang legendaris dari tahun 90’an, dipensiunkan. Kini Honda sedang senang-senangnya “bermain” dengan Turbo. Lihat saja dari Civic hingga CRV terbaru, semuanya menawarkan opsi mesin turbo. Memang bukan masalah, tetapi Honda kehilangan ciri khas mesin Normally Aspiratednya.

 

 

Output tenaga hingga 306 tenaga kuda di Type R ini mungkin menjadi daya maksimal bagi mobil berpenggerak roda depan saat ini, tapi tidak dipungkiri bakal ada mobil lain kedepannya yang akan menyusul.

Dengan type R terbaru ini juga, Honda berhasil memecahkan rekor lap sirkuit Nürburgring Nordschleife dengan catatan waktu 7:43.80, menyalip rekor yang dipegang oleh Volkswagen Golf GTI Clubsport S 2016 sebelumnya dengan catatan waktu 7:47.19.

Nissan

Selesai di Honda, berlanjut ke Nissan. Tidak banyak yang ditawarkan disini, karena semuanya produk lama. Tapi ada beberapa yang menarik perhatian, seperti mobil konsep Nissan Bladeglider 3 tempat duduk, lalu Nissan Note e-power yang memiliki mesin bakar konvesional dan baterai.

 

 

Keistimewaannya, booth Nissan memiliki lantai berundak, di bagian paling atas ada Nissan Note. Sebuah city-car hybrid yang ramah lingkungan.

Mitsubishi

Booth berikutnya yang ramai karena antusias pengunjung yang kepo dengan Mini MPV terbaru Mitsubishi Xpander.

 

 

Dengan mesin 1.5 Liter, bobot kotor (termasuk 7 orang dan bagasi) menurut situs resminya 1780kg, kurang lebih sekitar 1250kg kalau kosong, kemudian penggerak roda depan, bisa gw bayangkan performanya tidak akan jauh berbeda dengan pesaingnya, begitu juga dengan konsumsi BBM nya.

Tapi biarpun begitu, tetap saja mobil yang baru di rilis ini menawarkan pilihan yang fresh di antara pasar MPV yang diisi oleh pemain-pemain senior. Melihat pasar low MPV banyak peminat, Mitsubishi boleh jadi kebagian kue pasar pada tahun ini.

Daihatsu

Daihatsu menawarkan mobil-mobil dengan edisi spesial. Ya, menandai kiprahnya 110 tahun di Indonesia, jajaran produk utamanya yang ada di pasaran saat ini di modifikasi sedikit, sambil ada tambahan emblem “110th edition”

 

 

Ada mobil imut Daihatsu Canbus, pelek besar, ban profil tipis, ground clearance rendah menegaskan identitas dirinya sebagai mobil compact sport. Begitu masuk kedalam, terlihat indikator suhu dan tekanan oli di balik setir, serta panel instrumen yang ditempatkan di tengah dashboard.

Volvo

Pabrikan asal Swedia ini mencoba bangkit. Terhantam krisis 2008, akhirnya Volvo dibeli oleh Geely asal RRC, setelah mengamankan pendanaannya, Volvo pun kembali fokus menawarkan mobil-mobilnya yang dikenal aman dan nyaman.

 

 

Mulai dari hatchback hingga SUV, jajaran produk Volvo cukup lengkap untuk memulai lagi bisnisnya.

Mazda

Pabrikan mobil Jepang yang terkenal selalu selangkah lebih maju teknologinya dibanding kompetitornya ini memamerkan semua produknya dengan kelir merah Mazda Soul Red racikan Masahumi Shinoda. Ya, gw ingat betul mobil Bokap dulu Mazda Interplay, sudah memakai panel instrumen digital, sementara yang lain masih pake jarum.

Yang menarik perhatian gw adalah Mazda 6 Estate, berhubung sudah lama sekali tidak melihat model ini semenjak Vantrend, mungkin Mazda mencoba kembali masuk ke segmen estate.

 

 

Kali ini Mazda tidak main-main, mulai dari Mazda 2, 3, 5, 6, Biante, CX3, CX5, CX7, CX9, hingga Mazda MX-5 pun dipamerkan. Apapun kebutuhannya, Mazda siap melayani Anda.

Lanjut ke bagian 2 ▶

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.